السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة
YA RABB BERILAH CINTAMU, WALAU SETETES BIARKANLAH : HATI, PIKIRAN, TUBUH KITA SELALU MENDEKAT PADA-NYA

Facebook Halimi Zuhdy

Senin, 19 Juni 2017

Sungguh, Inilah Pelajaran itu, Terimakasih Yusuf.


Halimi Zuhdy

Kisah-kisah dalam Al Qur'an, bukan hanya membuat hati lena, damai dan tenang, tapi ia sebuah kisah menakjubkan dengan seribu mutiara pelajaran, sebagai bekal, bagaimana kita hidup untuk Tuhan dan masyarakat, bagaimana kita belajar, bahwa dunia penuh dengan fenomena yang tidak akan pernah selesai.

 1. Aku belajar darimu, bahwa mutiara selamanya akan menjadi mutiara, walau dibuang di tempat paling buruk pun, ia akan kembali berkilau indah. walau kau dipenjara, tapi dari singgasana raja, kau dipanggil untuk menghadapnya "inna naroka minal muhsinin, sesungguhnya saya melihat kamu termasuk orang-orang baik"

 2. Aku belajar darimu, sesungguhnya kebaikan dan kejelekan bukanlah pada sesuatu itu, tetapi "bagaimana kita menggunakannya", bajumu kadangkala digunakan untuk menipu, kadang sebagai pembebas dari tuduhan palsu, dan ia pula yang datang sebagai obat untuk Ya'qub Ayahmu. 


3. Aku belajar darimu, bahwa tidak semua yang indah, tidak semua kebaikan, tidak semua yang membahagiakan harua aku ceritakan, karena di sana ada orang yang benci, iri, dengki dan mereka merasa terancam dari pemberian dan kenikmatan itu. 

4. Aku belajar darimu, bahwa tikaman, tusukan dan penghianatan, tidak dapat kita duga datangnya, ketika engkau selamat dari serigala tapi tidak dari saudaramu, kadang saya berfikir, tidak semua selimut melindungiku dari gigil, tapi kadang memberi bara dan membunuhku. 

5. Aku belajar darimu, mendapat limpahan dunia, berada di istana, menjawab cinta rayuan wanita/laki , bukanlah suatu jalan mengindah jiwa, tetapi tempat yang paling indah adalah Allah semata. "Aku berlindung kepada Allah, Dialah Tuhanku, sebaik-baiknya tempat kembali" 

6. Aku belajar darimu, bahwa cinta itu punya aroma, tidak dapat merasakannya kecuali sang pecinta. Demikian, Ayahmu sudah mencium baumu, sebelum baju itu sampai. 

7. Aku belajar darimu, bahwa dunia itu tidak akan pernah selesai dari peperangan, antara benar dan salah, ia selalu ada sampai hari kiamat. Hanya tentaranya saja yang berganti. Lanjutan... Sampai 26 


Halimi zuhdy www.halimizuhdy.blogspot.com