السلام عليكم ورحمة الله وبركاتة
YA RABB BERILAH CINTAMU, WALAU SETETES BIARKANLAH : HATI, PIKIRAN, TUBUH KITA SELALU MENDEKAT PADA-NYA

Facebook Halimi Zuhdy

Jumat, 05 Mei 2017

Fatwa Cinta 71. (Inikah Cinta itu? Bergelombanglah!)



Halimi Zuhdy



Cinta itu selalu menciptakan ketidakrasionalan, ia selalu ada walau tak nyata, seperti angin berdesir mensemilirkan tubuh, seperti gigil walau tak ada salju, kadang tampak kabut berselimut walau tak bisa terekam diri. Cinta tak berwujud, tapi benar-benar wujud. Terasa sentuhannya, walau taka da tangan yang bersentuh di tubuh. 
  
Apakah ini cinta, mata mengalirkan darah rindu, tubuh yang tak kuasa melihat sang kekasih tak kunjung tiba. Suatu hari, Tsauban bin Bujdad menemui Rasulullah saw sang mahbub dengan wajah yang tampak muram, tak seperti biasa, sedih menyelimutinya, rona yang terserit begitu resah. 


Rasullullah saw menghantar tanya padanya, “Apa yang membuat rona wajahmu berubah”? dengan wajahnya yang masih tersulam sedih, Tsauban bin Bujdad mengijabi Rasullullah saw, “Wahai Rasulullah, Aku tidak sakit, tidak pula mersakan perih apapun, hanya saja, jika aku tak melihatmu, rasa rindu ini benar-benar menggoda, aku takut berpisah denganmu, dan aku selalu takut kehilangan, sebelum tatapan ini bersentuh dengan wajahmu, demi Allah aku benar-benar mencintaimu, cintaku padamu melebihi diriku sendiri, keluargaku, dan anakku. Ketika aku di rumah, aku selalu mengingatmu, dan gejolah rindu ini tak mampu kubendung, sebelum kubertatap rindu denganmu. Ketika kumelihatmu, aku ingat akhirat, aku sadar ketika kau berada di surga, kau bersama para Nabi, seandainya aku masuk surga juga, aku takut tak bisa bertemu dengan kau wahai Rasulullah”.

Maka turunlah Ayat. _“Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya._” (An-Nisaa: 69).

            Ya Allah, ketika belum ada cinta seperti Tsauban deraikanlah tetesannya, agar menjadi hujan keberkahan, cinta yang mampu memadamkan angkara, segerakanlah untuk datang agar seribu bencana tak tetiba berselimut amarah, cinta kepada Rasulullah sebuah anugerah, walau wajah tak bersentuh dengan wajah cahayanya, tapi berilah secercah sinarnya tuk melihat sunnahnya dan mengikuti banyangnya, dan berjejak di jalannya. Amin. 

Halimi Zuhdy
www.halimizuhdy.blogspot.com
Cp. 085729320568